Membaca Balik: Ketika Media Menjadi Pencerita Sejarah
Perspektif media membentuk narasi sejarah kita. Melewatkan suara alternatif, terutama perempuan dalam gerakan sosial, adalah bagian dari keputusan editorial yang jauh lebih dalam.

Austen menulis fortune pria dalam angka tahunan yang terdengar menjanjikan, sementara wanita hanya sebagai lump sum—refleksi ekonomi sosial abad ke-19.
Perspektif media membentuk narasi sejarah kita. Melewatkan suara alternatif, terutama perempuan dalam gerakan sosial, adalah bagian dari keputusan editorial yang jauh lebih dalam.
Oktober membawa gelombang baru novel horor dengan konsep segar—dari sekolah penuh entitas supernatural hingga adaptasi sapphic Hamlet—menawarkan petualangan seram untuk pembaca yang haus sensasi.
Oktober menghadirkan koleksi nonfiction luar biasa dari penulis-penulis berbakat seperti David Treuer, Wendy S. Walters, dan Thomas Frank, mengajak pembaca menggali kedalaman realitas melalui cara yang mendalam.
Debut novel Ekin Oklap menghadirkan cerita persahabatan remaja yang intens dan tak terlupakan, mengingatkan kita bahwa ikatan muda tidak pernah benar-benar pudar.
Bagaimana media arus utama mempertahankan narasi pemerintah tanpa kritis, dan mengapa literasi media menjadi penting untuk melawan dehumanisasi dalam berita.
Aktivisme pembaca bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan vital untuk melindungi kebebasan berekspresi di ranah literasi.
Penulis Indonesia perlu mengenal Deesha Philyaw, suara berani dalam sastra kontemporer yang menghadirkan kebenaran tanpa penyaringan.
Austen menulis fortune pria dalam angka tahunan yang terdengar menjanjikan, sementara wanita hanya sebagai lump sum—refleksi ekonomi sosial abad ke-19.
Buku gambar yang penuh imajinasi, lembut, dan hangat membuka mata pembaca terhadap keindahan yang selama ini terlupakan di sekitar kita.
Saatnya memperkaya koleksi Anda. Dua puluh judul baru meluncur hari ini, menghadirkan karya dari Barbara Kingsolver, Lydia Millet, Michael Lewis, dan banyak penulis lainnya.
Perspektif media membentuk narasi sejarah kita. Melewatkan suara alternatif, terutama perempuan dalam gerakan sosial, adalah bagian dari keputusan editorial yang jauh lebih dalam.
Saat dunia YA berkembang pesat, Baby-Sitters Club membuktikan cerita tentang persahabatan tetap menyentuh hati puluhan tahun kemudian.
Aktivis Philadelphia Suzy Subways membagikan pelajaran dari puluhan tahun bergerak: bertahan dalam perjuangan butuh kebiasaan, bukan hanya semangat.
Pukul lima pagi, di sudut kamar yang dikordonisasi tirai, seorang ibu penulis menemukan kantornya yang baru—dan mempertanyakan apakah identitasnya sebagai penulis masih dibolehkan.
Bagaimana media arus utama mempertahankan narasi pemerintah tanpa kritis, dan mengapa literasi media menjadi penting untuk melawan dehumanisasi dalam berita.
Aktivisme pembaca bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan vital untuk melindungi kebebasan berekspresi di ranah literasi.